...
Kamis, 19 Juni 2025 | kategori : Opd | Dinperpusar
Bawaslu Demak dan Dinperpusar Jalin Kerja Sama Dorong Literasi Pemilu melalui Pojok Baca

Demak, Kamis (19/6/2025) — Dalam upaya meningkatkan partisipasi dan pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Demak menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Kabupaten Demak. Kolaborasi ini bertujuan untuk mendorong literasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan Pemilu dan pengawasan partisipatif.

Ketua Bawaslu Demak menyampaikan rencana pembentukan Pojok Baca Pemilu di beberapa titik strategis, termasuk di lingkungan perpustakaan, sekolah, dan fasilitas umum. Pojok baca ini akan diisi dengan berbagai literatur terkait demokrasi, pemilu, peraturan perundang-undangan, serta materi edukatif lain yang mudah diakses oleh masyarakat umum, pelajar, dan pemilih pemula.

“Kami ingin membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran serta mereka dalam mengawasi jalannya Pemilu. Salah satu caranya adalah melalui penyediaan informasi yang benar, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh siapa saja,” ungkap Ketua Bawaslu dalam pertemuan bersama Dinperpusar.

Menanggapi inisiatif tersebut, Kepala Dinperpusar Demak, Agung Hidayanto, S.Sos., M.M., menyatakan dukungan penuh. Menurutnya, sinergi antar lembaga merupakan kunci dalam membentuk masyarakat yang cerdas dan melek informasi. Ia juga membuka peluang kerja sama dalam bentuk pengembangan arsip tematik, penyediaan koleksi khusus, hingga pelatihan literasi informasi bagi pemustaka.

“Untuk pengelolaan arsip yang baku dan sesuai standar, kami siap membantu dari sisi fasilitasi teknis maupun sumber daya. Literasi pemilu ini penting, dan kami sangat menyambut baik gagasan dari Bawaslu,” tutur Agung.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat budaya literasi, tetapi juga menciptakan ekosistem informasi yang sehat, transparan, dan akuntabel. Ke depan, kedua lembaga berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi, termasuk melalui kegiatan edukatif seperti diskusi publik, pelatihan relawan demokrasi, hingga pameran arsip tematik seputar Pemilu.