...
Berikut Penanganan Pohon Tumbang di 18 Titik dan Banjir

DEMAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak melaporkan sejumlah kejadian bencana di wilayah Kabupaten Demak pada laporan periodik Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB), Kamis (5/3/2026).

Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Demak pada pagi hari terpantau berawan setelah sebelumnya pada malam hari terjadi hujan dengan suhu sekitar 26°C, kelembaban 81 persen, dan kecepatan angin 7 km/jam dari arah tenggara. Sementara pada pagi hari suhu mencapai 27°C dengan kelembaban 86 persen serta angin 10 km/jam dari arah barat.

BPBD mencatat banjir limpasan masih terjadi di Kecamatan Sayung, tepatnya di Desa Kalisari dan Desa Sayung, yang dipicu oleh tingginya curah hujan serta kondisi wilayah yang merupakan daerah cekungan sehingga air sulit mengalir ke Sungai Dombo, terlebih saat kondisi rob tinggi.

Di Desa Kalisari, banjir menggenangi jalan utama desa dengan ketinggian air sekitar 20-30 cm, sedangkan di permukiman warga berkisar 10-15 cm. Banjir ini berdampak pada 668 rumah, 498 kepala keluarga atau 1.989 jiwa, serta merendam 360 hektare lahan sawah. Selain itu, terdapat 5 masjid, 8 sekolah, 2 fasilitas kesehatan, dan 5 area pemakaman yang turut terdampak.

Sedangkan di Desa Sayung, genangan air mencapai 20-40 cm di jalan desa dan 5-20 cm di area permukiman. Banjir tersebut berdampak pada 2.890 rumah dengan total 3.210 kepala keluarga atau 10.249 jiwa. Selain permukiman, banjir juga memengaruhi 31 tempat ibadah, 15 sekolah, 3 fasilitas kesehatan, 9 area pemakaman, serta sekitar 65 hektare lahan sawah.

Melalui instansi terkait melakukan sejumlah upaya, di antaranya pengoperasian mobile pump BPBD Demak, pompa desa di Sungai Penceng, serta penanganan pintu air dan tanggul darurat. Di wilayah Desa Sayung juga dioperasikan 2 mobile pump dari BBWS Provinsi Jawa Tengah dan 3 mobile pump dari PUSDATARU Provinsi Jawa Tengah, termasuk pengoperasian rumah pompa.

Hujan Diserati Angin

Hujan lebat disertai angin kencang pada Rabu petang (4/3/2026) pukul 17.28 WIB juga menyebabkan pohon tumbang di 18 titik, di antaranya di Jalan Raya Guntur Desa Pidodo Karangtengah, Jalan Sultan Hadiwijaya Mangunjiwan, Jalan Raya Ngemplak Mranggen, hingga wilayah Wedung, Bonang, Kebonagung, dan Sayung.

Atas insiden pohon tumbang tersebut BPBD telah menerjunkan tim di lapangan. Hasil investigasi Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut, meskipun sempat menutup akses jalan di beberapa lokasi.

Sampai aat ini BPBD Kabupaten Demak terus melakukan pemantauan cuaca, pompanisasi di wilayah terdampak banjir, serta penanganan darurat melalui tim reaksi cepat (TRC). Selain itu, posko siaga musim penghujan juga tetap disiagakan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Kabupaten Demak mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang, serta segera melaporkan kejadian kebencanaan melalui Call Center BPBD Demak (0291) 682200. (Red-kmf/apj).