Perkuat Cakupan dan Kualitas Imunisasi, Dinkesda Demak Gelar Pertemuan Perencanaan dan Evaluasi Program
DEMAK — Dalam rangka meningkatkan cakupan dan kualitas layanan imunisasi, Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menyelenggarakan Pertemuan Perencanaan dan Evaluasi Program Imunisasi yang bertempat di Aula Eks Keuangan Dinkesda Kabupaten Demak, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang P2P, Ketua Tim Surveilans dan Imunisasi, Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi, serta koordinator imunisasi dari seluruh puskesmas dan rumah sakit se-Kabupaten Demak.
Pertemuan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan kebijakan dan target program imunisasi, khususnya terkait adanya perubahan indikator Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) di Provinsi Jawa Tengah.
Melalui forum ini, seluruh pengelola program mendapatkan pemahaman yang sama terkait arah kebijakan, target capaian, serta strategi implementasi di tingkat fasilitas pelayanan kesehatan.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pembahasan mikroplanning imunisasi, yang menjadi dasar dalam pelaksanaan program di lapangan.
Mikroplanning memungkinkan perencanaan yang lebih detail dan tepat sasaran, meliputi:
- Penentuan sasaran imunisasi secara akurat
- Strategi pelayanan berdasarkan wilayah kerja
- Penjadwalan kegiatan imunisasi
- Identifikasi daerah dengan risiko cakupan rendah
Dengan perencanaan yang matang, diharapkan cakupan imunisasi dapat meningkat secara merata.
Inovasi Layanan melalui Pengenalan Vaksin PCV
Dalam kegiatan ini juga dilakukan pengenalan pemberian imunisasi PCV (Pneumococcal Conjugate Vaccine) menggunakan vaksin Pulmeera.
Vaksin PCV merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah penyakit infeksi serius seperti pneumonia, yang masih menjadi salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian pada anak.
Pengenalan vaksin ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat program imunisasi dasar lengkap di Kabupaten Demak.
Selain perencanaan, kegiatan ini juga menekankan pentingnya:
- Supervisi supportif, untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar
- Evaluasi capaian program, sebagai dasar perbaikan berkelanjutan
- Kelengkapan laporan manual, untuk mendukung akurasi data
- Validasi sasaran, guna memastikan ketepatan intervensi program
Pendekatan berbasis data ini menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas program imunisasi.
Melalui pertemuan ini, Dinkesda Kabupaten Demak menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan cakupan imunisasi sebagai salah satu intervensi kesehatan paling efektif dalam mencegah penyakit.
Dengan perencanaan yang kuat, pelaksanaan yang terstandar, serta evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan seluruh anak di Kabupaten Demak dapat memperoleh perlindungan optimal melalui imunisasi lengkap. (Kesmas_Promkes PM)
DINPERPUSAR DEMAK 




