...
Minggu, 13 September 2026 | kategori : Opd | Dinperpusar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak Meriahkan Festival Literasi Jawa Tengah 2026

SEMARANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak turut memeriahkan rangkaian kegiatan Festival Literasi Jawa Tengah 2026 yang berlangsung pada 11–13 September 2026 di Uptown Mall BSB City, Semarang.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinperpusar) Kabupaten Demak menghadirkan stan yang menampilkan beragam potensi, produk kreatif, serta kekayaan budaya dan sejarah Kabupaten Demak. Keikutsertaan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong masyarakat agar semakin dekat dengan budaya literasi.

Berbagai produk dan koleksi khas Demak ditampilkan di stan Dinperpusar, di antaranya hasil kerajinan dari Taman Bacaan Masyarakat (TBM) atau TPBIS, batik khas Demak, minuman tradisional khas Demak Jamu Coro, serta arsip Demak dari masa ke masa.

Hasil kerajinan TPBIS menjadi salah satu daya tarik yang menunjukkan bahwa gerakan literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca dan menulis, tetapi juga dapat berkembang menjadi kegiatan kreatif dan produktif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Selain itu, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat batik khas Demak sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal. Keberadaan produk batik di stan Dinperpusar menjadi sarana untuk memperkenalkan identitas budaya Demak kepada masyarakat yang hadir dalam Festival Literasi Jawa Tengah.

Nuansa khas Demak juga semakin terasa dengan ditampilkannya Jamu Coro, minuman tradisional yang menjadi salah satu warisan kuliner khas daerah. Kehadiran Jamu Coro diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan tradisi dan kearifan lokal Demak kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda.

Tidak kalah menarik, Dinperpusar Kabupaten Demak turut menghadirkan arsip Demak dari masa ke masa. Arsip-arsip tersebut menjadi media edukasi bagi pengunjung untuk melihat perjalanan sejarah Kabupaten Demak sekaligus memahami pentingnya arsip sebagai sumber informasi dan memori kolektif daerah.

Melalui keikutsertaan dalam Festival Literasi Jawa Tengah 2026, Dinperpusar Kabupaten Demak tidak hanya mempromosikan perpustakaan dan budaya membaca, tetapi juga menunjukkan bahwa literasi memiliki keterkaitan erat dengan budaya, kreativitas, sejarah, dan potensi ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi Kabupaten Demak untuk memperkenalkan berbagai kekayaan lokal kepada masyarakat Jawa Tengah. Dengan mengusung semangat literasi yang inklusif dan berbasis potensi daerah, Dinperpusar Kabupaten Demak berupaya membangun kesadaran bahwa membaca, mengenal sejarah, melestarikan budaya, dan mengembangkan kreativitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gerakan literasi.

Festival Literasi Jawa Tengah 2026 diharapkan menjadi ruang bersama bagi berbagai pihak untuk memperkuat ekosistem literasi sekaligus mendorong tumbuhnya masyarakat yang gemar membaca, kreatif, berbudaya, dan memiliki kesadaran terhadap pentingnya menjaga warisan sejarah serta kearifan lokal.