Grand Final Lomba Bertutur SD/MI se-Kabupaten Demak Berlangsung Meriah
DEMAK — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak sukses menyelenggarakan Grand Final Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Demak Tahun 2026 pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di aula dinas setempat. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat dengan menghadirkan para finalis terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Demak.
Sebanyak 14 finalis tampil membawakan cerita rakyat nusantara dengan penuh penghayatan, ekspresi, dan kreativitas. Penampilan para peserta berhasil memukau dewan juri maupun para pendamping yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan.
Adapun finalis yang mengikuti grand final berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Demak, yaitu SDS IT Azzahra Demak, SD Negeri Dempet 1, SD Negeri Batursari 3, SD Negeri Batursari 5, SD Negeri Mrisen 1, SD Negeri Gajah 1, SD Negeri Pecuk 2, SD Negeri Raji 1, SD Negeri Rejosari 2, MI Negeri 5 Demak, MI Miftahul Huda Jleper, SD Negeri Bungo 1, MI Miftahul Falah, dan SD Negeri Sayung 2.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat berdasarkan aspek teknik bertutur, penguasaan materi, vokal, ekspresi, dan penampilan, dewan juri menetapkan para pemenang sebagai berikut:
Daftar Pemenang
Juara
Juara 1
Medina Almaira Pramuditta – SDS IT Azzahra Demak
Cerita: “Asal Usul Rawa Pening: Cerita Baru Klinthing”
Juara 2
Beryiga Ekna Zerolin – SD Negeri Batursari 3
Cerita: “Asal Usul Dusun Kayon”
Juara 3
Natasya Kholisatun Nisfah – SD Negeri Dempet 1
Cerita: “Maling Kentiri”
Juara Harapan
Harapan 1
Divyanisa Inara Zahir – SD Negeri Batursari 5
Cerita: “Selendang Nawang Wulan dan Pucanggading”
Harapan 2
Dhiaurrahman Asfa – SD Negeri Raji 1
Cerita: “Legenda Rawa Pening”
Harapan 3
Sabrina Isna Kirana – SD Negeri Pecuk 2
Cerita: “Roro Jonggrang”
Piala dan penghargaan diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan dan prestasi yang telah diraih.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan literasi, serta melestarikan budaya daerah melalui cerita rakyat kepada generasi muda. Selain itu, lomba bertutur juga menjadi sarana untuk membangun rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi anak sejak dini. (perpusar)
DINPERPUSAR DEMAK 





