...
Bukan Sekadar Bungkus Nasi, Ceketong Simpan Pesan Hidup dari Sunan Kalijaga

DEMAK – Ceketong, merupakan wadah unik yang selalu dapat dijumpa pada rangkaian penjamasan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga yang sarat makna filosofi.

Sunan Kalijaga dikenal dalam penyampaian ajaran melalui simbol dan benda benda sederhana yang ada dijumpai dalam setiap momen berharga, salah satunya ceketong, wadah yang terbuat dari pelepah pisang sebagai pembungkus nasi selamatan yang dibagikan setelah prosesi penjamasan.

Penjamasan dimaknai sebagai upaya membersihkan diri dan jiwa dari sifat-sifat buruk yang dilakukan setidaknya sekali dalam setahun. Sementara itu, ceketong menjadi simbol pengingat agar manusia tidak bersikap kaku, melainkan terbuka menerima kebenaran, dan selalu siap berbenah ke arah yang lebih baik.

Ka.Dinparta Demak, Endah Cahya Rini, mengatakan bahwasannya setiap warisan Sunan Kalijaga selalu mengandung nilai pendidikan karakter yang masih relevan hingga saat ini.

“Keberadaan Ceketong mengajarkan pentingnya introspeksi dan perbaikan diri. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus dilestarikan dan dikenalkan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya Demak”, ujarnya.

Makna dan filosofi mendalam keberadaan Ceketong menjadi salah satu wujud kearifan lokal yang tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menyampaikan pesan moral bagi masyarakat. (Dinparta/jm)