...
Senin, 21 September 2026 | kategori : Opd | Dinperpusar
Festival Literasi Demak 2026, Dari Kota Wali untuk Generasi Berliterasi

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak akan menyelenggarakan Festival Literasi Demak (FESLID) 2026 pada 22–24 September 2026. Mengusung tema “Dari Kota Wali untuk Generasi Berliterasi”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi sekaligus mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin dekat dengan dunia membaca, menulis, dan berkarya.

Festival Literasi Demak 2026 akan dipusatkan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak. Beragam kegiatan literasi telah disiapkan untuk memberikan ruang edukasi, apresiasi, sekaligus interaksi bagi masyarakat dan para pegiat literasi di Kabupaten Demak.

Sejumlah agenda yang akan meramaikan FESLID 2026 antara lain Talkshow dan Seminar, Bedah Buku, Membaca Massal, Penyerahan Hadiah Lomba Perpustakaan Desa, Resensi SMP dan SMA, Video Konten, serta Bertutur tingkat SD. Selain itu, festival juga akan dimeriahkan dengan bazar dan pengukuhan Bunda Literasi.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dan pegiat literasi dari berbagai bidang. Di antaranya Prof. Dr. Chanif Nurcholis, M.Si., Guru Besar Universitas Terbuka; Syaiful Arifin, Dewan Etik Mafindo; Setyo Nugroho, S.Pd., pegiat literasi/pengawas SMA Cabdin Jateng; Oki Mutiara Asparinda, M.Psi., Psikolog Klinis; Ferdinand S. Kusumo, Head of Creative Hub SMG; Ayu Prawitasari, cerpenis dan novelis; serta Endang Pudji Dwi R., M.Pd., guru dan penulis.

Kehadiran para narasumber tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif dan inspirasi baru bagi masyarakat mengenai pentingnya literasi di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola kehidupan masyarakat. Literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, berkomunikasi, serta menghasilkan karya yang bermanfaat.

Festival Literasi Demak 2026 juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat dan satuan pendidikan yang telah berkontribusi dalam pengembangan budaya baca dan literasi. Penyerahan hadiah berbagai lomba diharapkan semakin memotivasi pelajar, pengelola perpustakaan, serta para pegiat literasi untuk terus berkarya dan berinovasi.

Dengan mengangkat identitas Kota Wali, FESLID 2026 diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Demak sekaligus menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, penulis, pegiat literasi, dan masyarakat.

Melalui Festival Literasi Demak 2026, semangat membangun generasi yang gemar membaca, kritis, kreatif, dan produktif terus digaungkan. Dari Kota Wali untuk Generasi Berliterasi, Demak terus bergerak menghadirkan masyarakat yang semakin literat dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan pengetahuan serta karya.