...
Pelatihan Teknis Perbendaharaan 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Kompetensi dan Integritas Bendahara di Lingkungan Pemkab Demak

DEMAK - Pemerintah Kabupaten Demak melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Demak resmi menutup kegiatan Pelatihan Teknis Perbendaharaan bagi Bendahara Pengeluaran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, 26 Mei 2026.

Kegiatan penutupan berlangsung di BKPSDM Kabupaten Demak dan dihadiri langsung oleh Bupati Demak dr. Hj. Eisti’anah, S.E., Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, M.Pd.I., Sekretaris Daerah Kabupaten Demak Akhmad Sugiharto, S.T., M.T., serta Kepala BKPSDM Kabupaten Demak Herminingsih, S.Sos., M.Si.

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Demak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, khususnya para bendahara pengeluaran dan bendahara BLUD agar semakin profesional, kompeten, serta mampu melaksanakan pengelolaan keuangan daerah secara akuntabel dan sesuai regulasi.

Dalam laporan yang disampaikan Kepala BKPSDM Kabupaten Demak, Herminingsih, S.Sos., M.Si, dijelaskan bahwa pelatihan dilaksanakan secara blended learning, terdiri dari pembelajaran daring melalui platform ELSA pada tanggal 4–16 Mei 2026 dan pembelajaran klasikal yang dilaksanakan di BKPSDM Kabupaten Demak pada tanggal 18–25 Mei 2026.

Pelatihan Teknis Perbendaharaan Tahun 2026 diikuti oleh 70 peserta yang berasal dari Bendahara Pengeluaran dan Bendahara BLUD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. Adapun tujuan utama kegiatan ini yakni meningkatkan pemahaman peserta terhadap regulasi pengelolaan keuangan negara dan daerah, meningkatkan kompetensi dalam penatausahaan, pelaporan serta pertanggungjawaban keuangan, sekaligus meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan sistem informasi keuangan daerah.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi dari sejumlah narasumber kompeten dari berbagai perangkat daerah dan instansi terkait, di antaranya BAPPERIDA, BPKPAD, Dinas Kesehatan Daerah, Bagian Pengadaan Barang/Jasa, Kantor KPP Pratama, hingga Inspektorat Daerah.

Materi yang diberikan mencakup perencanaan RKPD dan SIPD, siklus anggaran dan belanja daerah, penatausahaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, perpajakan belanja daerah, SPIP, hingga persiapan audit dan tindak lanjut hasil audit.

Selain penyampaian materi, pelatihan juga menghadirkan Focus Group Discussion (FGD) guna memperkuat pemahaman peserta terhadap berbagai persoalan teknis yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan yang meliputi pre test, penugasan, dan post test, seluruh peserta dinyatakan lulus. Dari total 70 peserta, sebanyak 15 orang memperoleh predikat Sangat Memuaskan, 47 orang Memuaskan, dan 8 orang Cukup Memuaskan.

Sebagai bentuk apresiasi, BKPSDM Kabupaten Demak juga menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada tiga peserta terbaik, sementara peserta lainnya memperoleh e-sertifikat. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap para bendahara di lingkungan perangkat daerah dapat semakin profesional, adaptif, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan daerah. Pelatihan ini sekaligus menjadi komitmen BKPSDM Kabupaten Demak dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel demi pelayanan publik yang semakin optimal. (bkpsdm/faidhoh)